Author: Chintami (Mediyanti Christin)
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost (Part 5) ( Happy Ending)
Genre: Romantic, NC
Cast: Kim Bum, Kim So Eun, Chu Ga Eul
Kim So Eun Pov
Sejak itupun sikap aku semakin menjadi-jadi. Sekarang aku
ada janjian sama kim bum di sebuah restoran tapi aku sengaja menyuruh seorang
namja mengantarku ke restoran sana, aku juga sengaja datang agak telat agar kim
bum bisa melihat aku dengan namja itu. namja itu mengantar aku sampai di dalam,
ketika namja itu sudah mau pergi, namja itu pun menciumi bibir aku sekilas,
hahaha itu sebenarnya aku yang suruh.
Aku melihat kim bum yang melihat kejadian
tadi seperti menahan emosinya dengan mengepalkan tangannya dan wajahnya
memerah. Senang sekali bisa melihat wajah kim bum yang menahan cemburu seperti
itu. sakit hati bukan? Haha ya sudah pastilah sakit hati.
“annyeong kim bum”
“annyeong so eun”
Wajahnya kim bum masih merah karena menahan emosi. Aku pun
berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa. Setelah makan kami jalan-jalan di
mall tapi aku sengaja bersikap cuek dengan dia. Aku mau buat dia merasakan
gimana perasaan adikku dulu.
Hari berganti hari. Akupun makin berani, hampir setiap
bersama kim bum, aku juga bersama namja lain dan aku juga sering berciuman
dengan namja lain atau hampir seperti mau bercinta dengan namja lain di
depannya dan bisa aku lihat wajah dia selalu merah menahan emosi ketika seperti
itu tetapi dia tidak berani memarahi aku atau apa dan yang buat aku tertarik
kepadanya, dia selalu bersikap sabar dengan sikap aku. Aku selalu membatalkan
janji dengan dia, selalu cuek dengan dia. Setiap kali aku bermesraan dengan
pria lain, bisa ku lihat dia seperti menahan air matanya yang hampir jatuh,
kadang aku kasihan dengan dia dan sepertinya aku mulai tertarik dengan
kesabaran dia. Aku mau menghentikan semua ini tapi aku tidak bisa, aku harus
melakukan ini demi adikku. Hati kecilku menyuruhku untuk menghentikannya karena
sebenarnya aku tidak sanggup melihat kim bum yang seperti itu tapi kayaknya takdir
tidak menentukan kami untuk bersama, aku tidak mungkin bersama pria yang sudah
menyakiti adik aku walaupun sebenarnya aku mulai sayang dengan dia. Apa dia
sudah benar-benar menyesal? Buktinya dia tetap mau menjaga hubungan aku dengan
dia walaupun aku sering menyakiti dia.
Seperti sekarang ini aku, kim bum, dan seorang namja di
sebuah diskotik. Sekarang ini kami sedang duduk bertiga. Aku berada tengah dari
mereka dan namja itu sekarang sedang menciumi aku dan ciuman namja itu turun ke
leher aku. Aku mendesah karena namja itu dan tangan namja itu sekarang sedang
meremas dadaku. Aku tersenyum dan sambil mendesah, ketika aku lihat kim bum,
dia sedang melihat kami dan waktu pandangan kami ketemu, dia pura-pura
mengalihkan pandangan dia ke tempat lain dan bisa ku lihat ada sebutir air mata
yang menetes di pipinya. Aku rasa dia benar-benar sakit hati.
“aku permisi ambil bir sebentar” kata kim bum dan langsung
pergi.
Aku yang melihat kim bum pergi pun langsung mendorong namja
itu dan memberikan dia sebuah amplop yang berisi sejumlah uang.
Aku tidak tahan lagi. Aku mau mengakhiri semua ini. aku mau
memutuskan hubungan aku dengan dia. Aku tidak tahan melihat dirinya yang
seperti itu dan aku rasa aku mulai jatuh cinta dengan dirinya itu.
Mungkin itu adalah masa lalu dia dan sekarang dia sudah
menyesal dan mendapatkan balasannya. Aku menunggu kedatangan kim bum. Kim bum
pun datang dang aku langsung menarik dia keluar dari diskotik itu.
“aku mau kita putus kim bum-ssi”
“mwo? tapi kenapa? Bukannya aku tidak mencampuri urusan kau
dengan teman kau dan aku juga tidak memarahi kau waktu bermesraan dengan namja
lain tapi kenapa kau mau memutuskan hubungan kita?”
“ aku tidak mencintai kau kim bum-ssi, aku menerima kau dulu
Cuma untuk sekedar bersenang-senang. Kau seperti tidak mengenal aku aja, aku
adalah KIM SO EUN dan seharusnya kau tau kalau aku bukanlah wanita yang setia
dengan pasangannya. Aku selalu bersama namja-namja lain dan senang
mempermainkan mereka. Untuk apa kau menjaga hubungan kita? Apa kau mau aku
terus membuat kau sakit hati dan asal kau tahu juga kalau aku tidak tahan
bersama kau lagi karena kau, aku tidak dapat bersenang-senang dengan namja lain”
dustaku.
Sebenarnya itu karena aku tidak tahan yang melihat dirinya
sakit terus, hati aku juga sakit kim bum ah ketika melihat kau seperti itu.
setiap malam aku selalu menangis di kamar ku setiap mengingat dirimu.
“kalau itu yang kamu mau so eun, baiklah.. hubungan kita
sampai disini saja, mianhae karena aku, kau tidak dapat bersama namja yang kau
suka, sekali lagi mianhae tapi asal kau tau, kau akan tetap menjadi wanita yang
berada dihatiku untuk selamanya.” kata kim bum sambil mengeluarkan air matanya.
Kim bum pun mengantari aku pulang dan kamipun sampai dirumahku.
“setelah ini, kita tidak punya hubungan apa-apa lagi, anggap
saja kita tidak pernah ketemu dan berhubungan” kata aku lalu langsung keluar
dari mobil kim bum dan masuk ke rumahku.
Kim So Eun Pov End
Kim Bum Pov
Aku sangat sedih. Aku harus kehilangan wanita yang aku cintai
lagi. Mungkin benar kalau ini adalah balasan untukku. Aku sudah menepati
janjiku untuk tidak memarahi dia walau dia bersama pria lain tapi kenapa dia
tetap memutuskan hubunganku dengan dia? Mungkin inilah takdir ku. aku tidak
berjodoh dengan Chu Ga Eul bahkan bayangan dia (kim so eun maksudnya) sekalipun.
Kim Bum Pov End
Kim So Eun Pov
Aku menangis sejadi-jadinya dikamarku. Hati ini sungguh
sakit. Aku tidak tahu lagi harus berbuat apa. Aku sudah kehilangan adikku dan
sekarang aku kehilangan pria yang aku cintai. Dia benar-benar tulus mencintai
aku. Aku salah. Aku terlalu keras kepala. Seharusnya dulu aku tidak balas
dendam kepadanya apalagi dia sudah menyesali perbuatan dia dulu
Ini takdir kami, kami tidak dapat bersatu. Biarlah waktu
yang menghapus luka ini dan aku Cuma bisa berdoa semoga kamu mendapati wanita
yang benar-benar mencintaimu. Semoga kita bisa bersatu di kehidupan lainnya.
Aku pun tertidur karena capek menangis.
“eonnie ahhh”
“ga eul? Apakah benar kau ga eul?”
“ne eonnie, aku benar-benar merindukanmu eonnie ah” kata ga
eul sambil memeluki aku.
“ga eul ahh,, aku juga rindu sama kamu ga eul ah, kenapa ga
eul? Kenapa kamu meninggali eonnie hah? Apa kamu tidak tahu eonnie sangatlah
sedih?”
“mianhae eonnie ah, ini sudah takdir aku, emang sudah
saatnya eonnie untuk aku pergi”
“jangan pernah tinggali eonnie lagi ga eul ah, eonnie mau
ikut kau ga eul”
“jangan eonnie, ini belum waktunya, eonnie ahh aku punya
sebuah permintaah eonnie dan berjanjilah untuk menepati permintaan ini, kalau
eonnie tidak menepati permintaan aku ini, aku tidak bakal bisa tenang untuk
selamanya eon”
“apa itu ga eul? Katakana saja, eonnie janji eonnie bakal
menepati permintaan kamu”
“bersatulah dengan kim bum oppa, kim bum oppa benar-benar
membutuhkan kau eonnie, aku di gituin oleh kim bum dulu memang sudah takdir,
kami tidak berjodoh eonnie, jodohnya kim bum oppa adalah eonnie, bukan aku. Karena
aku digituin sama kim bum makanya eonnie baru bisa ketemu kim bum oppa dan itu
sudah takdir. Kau harus bersama dengan kim bum oppa, kalau eonnie tidak bersama
dia, aku tidak akan bisa tenang disana nanti. Kim bum benar-benar mencintai
eonnie, dia adalah soulmate mu eonnie”
“eonnie tidak tahu eonnie bisa melakukan itu apa tidak, dia
suda menyakiti kau ga eul ahhh”
“ lupakan itu eonnie, aku tau kau mencintai kim bum juga,
jangan keras kepala eon. Bersatulah dengan kim bum. Demi aku eon… percayalah
kalau dia adalah soulmate mu eon, memang aku yang tidak berjodoh dengan kim bum
dan memang sudah takdir aku eon”
“ne kalau memang itu yang kau mau ga eul ahh.. eonnie janji
eonnie bakal memenuhi permintaanmu ini”
“gomawo eonnie ahh.. sekarang aku sudah tenang, dan aku
sekarang benar-benar sudah bisa pergi dengan tenang, aku harus pergi dulu
eonnie. Selamat tinggal, aku titip eomma, appa dan kim bum oppa ya eonnie. Jaga
mereka baik-baik”
“ga eul ahhh.. jangan pergi dulu.. ga eul ahh”
GA EULLLL.. aku pun terbangun oleh mimpi aku. Aku menangis,
apa itu permintaan ga eul untukku?. Ga eul ahh.. eonnie berjanji eonnie bakal memenuhi
permintaan kamu ga eul. Aku melihat jam dan sekarang sudah pukul 7 pagi. Aku bersiap-siap
dan selesai bersiap-siap, aku langsung turun dan mengambil kunci mobilku. Aku pergi
ke rumah kim bum sekarang dan setelah sampai dirumah kim bum, pembantunya
membiarkan aku masuk.
“permisi, boleh aku tanya, sekarang kim bum ada dimana?”
“tuan kim bum dari semalam tidak mau keluar dari kamarnya
nona, dari semalam dia meneriaki nama kim so eun dan dari semalam juga dia
belum makan nona, aku sungguh khawatir”
“baiklah sekarang juga aku bakal ke kamar tuan kim bum,
terima kasih”
“sama-sama nona”
Aku pun langsung kekamarnya kim bum.
Tok tok tok
“kim bum ahh, apa kau ada didalam sana? Buka pintunya kim
bum, aku mau berbicara sesuatu kepadamu”
Pintu kamar itu pun terbuka dan dapat aku lihat wajah kim
bum yang sangat kusut. Pasti dia menangis semalaman.
Aku masuk ke kamarnya.
“aku mau berbicara sesuatu kepadamu”
“bicaralah” kata kim bum.
“aku berbohong semalam, aku memutusi kau bukan karena aku
mau bersama pria lain tapi karena aku tidak tahan melihat kau sakit hati terus
dan menangis karena aku. Sekarang juga aku akan mengakui semuanya. Sebenarnya aku
adalah kakaknya Chu Ga Eul dan aku sangat sakit hati karena kematian adik aku
dan apalagi aku tau kalau kau adalah pria yang sudah menyakiti adik aku. Dari pertama
aku memang sengaja mencoba untuk mendekati kau sampai-sampai aku sengaja
memakai pakaian Chu ga eul agar kau jatuh cinta lagi kepadaku dan apalagi aku
dengar kau mencintai ga eul. Pertama aku
menerima cinta kau memang untuk balas dendam makanya aku sering bermesraan
dengan pria lain di depanmu tapi yakin lah bum sekarang ini aku benar-benar jatuh cinta
padamu. Sebenarnya pria-pria yang bersama aku adalah orang suruhan aku, aku mau
membuat kau merasakan sakit hati yang adik aku rasakan dan memberikan kau
pelajaran tapi aku terjatuh dalam lobang yang aku buat sendiri. Aku jatuh cinta
padamu bum ah, mianhae bum ah,, mianhae’’ kata aku sambil menangis
Kim bum Cuma terdiam mendengar semua perkataan aku, aku tahu
dia pasti sangat terkejut mengetahui aku adalah kakaknya ga eul dan mau
membalas perbuatan dia.
Kim bum pun meraih wajah aku.
“maafkan aku so eun ah, aku sudah bersikap tidak baik kepada
adikmu dulu, tapi sekarang aku benar-benar sangat mencintai kau so eun, aku
sudah menyesal akan apa yang aku perbuat dulu.”
“ne.. tidak apa-apa. Apa kau mau bersama aku lagi kim bum
ahh?”
“benarkah apa yang aku dengar? Ne so eun ahh.. ne”
Aku pun langsung menciumi bibir kim bum dan melumatnya
dengan ganas. Aku mendorong tubuh kim bum sampai jatuh ke ranjangnya yang
besar. Aku terus menciumi dirinya dan ciuman aku menurun ke leher kim bum. Aku melepas
kemeja yang digunakan kim bum. Ciuman kami terus saja memanas dan tangan kim
bum masuk kedalam dress aku yang pendek. Tangannya terus meremas bokongku. Tangan
kim bum pun langsung merobek dress yang aku pakai.
“aww.. tidak sabaran sekali sih kamu.. haha”
Aku yang juga sudah tidak sabar lagi langsung membuka
resleting celana kim bum dan langsung menurunkannya. Tangan aku mengelus-elus
kejantanan kim bum. Kim bum yang tidak mau kalah pun langsung melepaskan bra
aku dan celana dalam yang aku kenakan.
“huuu.. tidak adil” kata aku yang pura-pura marah.
“hahaha waeyo?” tanyanya sambil tersenyum.
“aku sudah telanjang tapi kau masih ada memakai CD”
“kalau gitu kamu lepasin CD aku sekarang aja biar kita
sama-sama naked”
Aku langsung menurunkan celana dalam kim bum dan WOW
Aku benar-benar terkejut. Tangan kim bum meremas-remas dada
aku dan ahh, aku semakin dibuat horny oleh dia.
“sekarang kim bum ahhh, aku sudah tidak tahan”
Kim bum pun mulai memasuki diriku dan ahhhh
“sakit kim bum ahh, pelan-pelan”
“kauu? Kau masih perawan? Dan aku orang pertama yang
melakukan ini kepadamu?” tanya kim bum yang tidak percaya ketika dia mengoyak
sesuatu yang berharga buat aku (keperawanannya).
“tentu saja bodoh, aku Cuma memberikan itu aku kepada pria
yang benar-benar aku cintai”
“gomawo so eun ahh” kata kim bum dan langsung melumat
bibirku.
Kim bum pun terus memasuki diriku dan aaaaahhhh seru kami
berdua ketika sudah mencapai puncak kenikmatannya. Karena kecapekan kami berdua
pun tertidur dan sebelum tertidur aku mendengar kata kim bum yang mengatakan “jeongmal
saranghae so eun ahh”.
Aku pun tertidur di dalam pelukannya kim bum tanpa
melepaskan kontak kami.
>>>>>>>>>>
Keesokan harinya. Sinar Matahari mulai masuk melalui
jendela-jendela kamar kim bum. Aku terbangun dan mendapati kim bum yang sudah
bangun sedari tadi dan asyik memperhatikan aku sekarang.
“ehemmm,, ada apa kim bum ah? Apa ada yang aneh dengan aku?”
“aniyo.. kau terlihat begitu cantik.. dan terima kasih untuk
semalam. Aku benar-benar merasa seperti mimpi saja. So eun ahh.. aku mau
mengatakan sesuatu”
“ne? apa itu kim bum?”
“menikahlah dengan aku so eun ahhh dan jadilah bagian dari
hidupku. Jadilah ibu dari anak-anak aku kelak nanti. Apa kau mau?”
“hiks hiks benarkah yang tadi kamu bilang.. ne aku mau, aku
mau kim bum ahh” kata aku sambil menangis bahagia.
“makasih so eun ahh. Saranghae so eun, aku berjanji tidak
akan mengecewakanmu so eun ah, aku berjanji tidak akan pernah membuat kau
meneteskan air matamu lagi”.
Kim bum pun mendekati wajah aku dan melumat bibirku lagi dan
ciuman kami yang awalnya lembut pun menjadi kasar.
“aku mau sarapan pagi dari kamu” kata kim bum.
“haha dasar genit” lalu mencium kim bum lagi. Dan kami pun
bercinta lagi sampai lupa waktu.
END
Sabtu, 01 Juni 2013
Pursuit Of love that has been lost Part 5 (sad ending)
Auhtor: Chintami (Mediyanti Christin)
Judul: Pursuit Of love that has been lost Part 5 (sad ending)
genre: sad, romantic
Cast: kim bum, kim so eun, chu ga eul
Kim So Eun Pov
Sejak itupun sikap aku semakin menjadi-jadi. Sekarang aku ada janjian sama kim bum di sebuah restoran tapi aku sengaja menyuruh seorang namja mengantarku ke restoran sana, aku juga sengaja datang agak telat agar kim bum bisa melihat aku dengan namja itu. namja itu mengantar aku sampai di dalam, ketika namja itu sudah mau pergi, namja itu pun menciumi bibir aku sekilas, hahaha itu sebenarnya aku yang suruh.
Aku melihat kim bum yang melihat kejadian tadi seperti menahan emosinya dengan mengepalkan tangannya dan wajahnya memerah. Senang sekali bisa melihat wajah kim bum yang menahan cemburu seperti itu. sakit hati bukan? Haha ya sudah pastilah sakit hati.
“annyeong kim bum”
“annyeong so eun”
Wajahnya kim bum masih merah karena menahan emosi. Aku pun berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa. Setelah makan kami jalan-jalan di mall tapi aku sengaja bersikap cuek dengan dia. Aku mau buat dia merasakan gimana perasaan adikku dulu.
Hari berganti hari. Akupun makin berani, hampir setiap bersama kim bum, aku juga bersama namja lain dan aku juga sering berciuman dengan namja lain atau hampir seperti mau bercinta dengan namja lain di depannya dan bisa aku lihat wajah dia selalu merah menahan emosi ketika seperti itu tetapi dia tidak berani memarahi aku atau apa dan yang buat aku tertarik kepadanya, dia selalu bersikap sabar dengan sikap aku. Aku selalu membatalkan janji dengan dia, selalu cuek dengan dia. Setiap kali aku bermesraan dengan pria lain, bisa ku lihat dia seperti menahan air matanya yang hampir jatuh, kadang aku kasihan dengan dia dan sepertinya aku mulai tertarik dengan kesabaran dia.
Aku mau menghentikan semua ini tapi aku tidak bisa, aku harus melakukan ini demi adikku. Hati kecilku menyuruhku untuk menghentikannya karena sebenarnya aku tidak sanggup melihat kim bum yang seperti itu tapi kayaknya takdir tidak menentukan kami untuk bersama, aku tidak mungkin bersama pria yang sudah menyakiti adik aku walaupun sebenarnya aku mulai sayang dengan dia. Apa dia sudah benar-benar menyesal? Buktinya dia tetap mau menjaga hubungan aku dengan dia walaupun aku sering menyakiti dia.
Seperti sekarang ini aku, kim bum, dan seorang namja di sebuah diskotik. Sekarang ini kami sedang duduk bertiga. Aku berada tengah dari mereka dan namja itu sekarang sedang menciumi aku dan ciuman namja itu turun ke leher aku. Aku mendesah karena namja itu dan tangan namja itu sekarang sedang meremas dadaku. Aku tersenyum dan sambil mendesah, ketika aku lihat kim bum, dia sedang melihat kami dan waktu pandangan kami ketemu, dia pura-pura mengalihkan pandangan dia ke tempat lain dan bisa ku lihat ada sebutir air mata yang menetes di pipinya. Aku rasa dia benar-benar sakit hati.
“aku permisi ambil bir sebentar” kata kim bum dan langsung pergi.
Aku yang melihat kim bum pergi pun langsung mendorong namja itu dan memberikan dia sebuah amplop yang berisi sejumlah uang.
Aku tidak tahan lagi. Aku mau mengakhiri semua ini. aku mau memutuskan hubungan aku dengan dia. Aku tidak tahan melihat dirinya yang seperti itu dan aku rasa aku mulai jatuh cinta dengan dirinya itu.
Mungkin itu adalah masa lalu dia dan sekarang dia sudah menyesal dan mendapatkan balasannya. Aku menunggu kedatangan kim bum. Kim bum pun datang dang aku langsung menarik dia keluar dari diskotik itu.
“aku mau kita putus kim bum-ssi”
“mwo? tapi kenapa? Bukannya aku sudah tidak mencampuri urusan kau dengan teman kau dan aku juga tidak memarahi kau waktu bermesraan dengan namja lain tapi kenapa kau masih mau memutuskan hubungan kita?”
“ aku tidak mencintai kau kim bum-ssi, aku menerima kau dulu Cuma untuk sekedar bersenang-senang. Kau seperti tidak mengenal aku aja, aku adalah KIM SO EUN dan seharusnya kau tau kalau aku bukanlah wanita yang setia dengan pasangannya. Aku selalu bersama namja-namja lain dan senang mempermainkan mereka. Untuk apa kau menjaga hubungan kita? Apa kau mau aku terus membuat kau sakit hati dan asal kau tahu juga kalau aku tidak tahan bersama kau lagi karena kau, aku tidak dapat bersenang-senang dengan namja lain” dustaku.
Sebenarnya itu karena aku tidak tahan yang melihat dirinya sakit terus, hati aku juga sakit kim bum ah ketika melihat kau seperti itu. setiap malam aku selalu menangis di kamar ku setiap mengingat dirimu.
“kalau itu yang kamu mau so eun, baiklah.. hubungan kita sampai disini saja, mianhae karena aku, kau tidak dapat bersama namja yang kau suka, sekali lagi mianhae tapi asal kau tau, kau akan tetap menjadi wanita yang berada dihatiku untuk selamanya.” kata kim bum sambil mengeluarkan air matanya. Kim bum pun mengantari aku pulang dan kamipun sampai dirumahku.
“setelah ini, kita tidak punya hubungan apa-apa lagi, anggap saja kita tidak pernah ketemu dan berhubungan” kata aku lalu langsung keluar dari mobil kim bum dan masuk ke rumahku.
Kim So Eun Pov End
Kim Bum Pov
Aku sangat sedih. Aku harus kehilangan wanita yang aku cintai lagi. Mungkin benar kalau ini adalah balasan untukku. Aku sudah menepati janjiku untuk tidak memarahi dia walau dia bersama pria lain tapi kenapa dia tetap memutuskan hubunganku dengan dia? Mungkin inilah takdir ku. aku tidak berjodoh dengan Chu Ga Eul bahkan bayangan dia (kim so eun maksudnya) sekalipun.
Kim Bum Pov End
Kim So Eun Pov
Aku menangis sejadi-jadinya dikamarku. Hati ini sungguh sakit. Aku tidak tahu lagi harus berbuat apa. Aku sudah kehilangan adikku dan sekarang aku kehilangan pria yang aku cintai. Dia benar-benar tulus mencintai aku. Aku salah. Aku terlalu keras kepala. Seharusnya dulu aku tidak balas dendam kepadanya apalagi dia sudah menyesali perbuatan dia dulu
Ini takdir kami, kami tidak dapat bersatu. Biarlah waktu yang menghapus luka ini dan aku Cuma bisa berdoa semoga kamu mendapati wanita yang benar-benar mencintaimu. Semoga kita bisa bersatu di kehidupan lainnya.
Judul: Pursuit Of love that has been lost Part 5 (sad ending)
genre: sad, romantic
Cast: kim bum, kim so eun, chu ga eul
Kim So Eun Pov
Sejak itupun sikap aku semakin menjadi-jadi. Sekarang aku ada janjian sama kim bum di sebuah restoran tapi aku sengaja menyuruh seorang namja mengantarku ke restoran sana, aku juga sengaja datang agak telat agar kim bum bisa melihat aku dengan namja itu. namja itu mengantar aku sampai di dalam, ketika namja itu sudah mau pergi, namja itu pun menciumi bibir aku sekilas, hahaha itu sebenarnya aku yang suruh.
Aku melihat kim bum yang melihat kejadian tadi seperti menahan emosinya dengan mengepalkan tangannya dan wajahnya memerah. Senang sekali bisa melihat wajah kim bum yang menahan cemburu seperti itu. sakit hati bukan? Haha ya sudah pastilah sakit hati.
“annyeong kim bum”
“annyeong so eun”
Wajahnya kim bum masih merah karena menahan emosi. Aku pun berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa. Setelah makan kami jalan-jalan di mall tapi aku sengaja bersikap cuek dengan dia. Aku mau buat dia merasakan gimana perasaan adikku dulu.
Hari berganti hari. Akupun makin berani, hampir setiap bersama kim bum, aku juga bersama namja lain dan aku juga sering berciuman dengan namja lain atau hampir seperti mau bercinta dengan namja lain di depannya dan bisa aku lihat wajah dia selalu merah menahan emosi ketika seperti itu tetapi dia tidak berani memarahi aku atau apa dan yang buat aku tertarik kepadanya, dia selalu bersikap sabar dengan sikap aku. Aku selalu membatalkan janji dengan dia, selalu cuek dengan dia. Setiap kali aku bermesraan dengan pria lain, bisa ku lihat dia seperti menahan air matanya yang hampir jatuh, kadang aku kasihan dengan dia dan sepertinya aku mulai tertarik dengan kesabaran dia.
Aku mau menghentikan semua ini tapi aku tidak bisa, aku harus melakukan ini demi adikku. Hati kecilku menyuruhku untuk menghentikannya karena sebenarnya aku tidak sanggup melihat kim bum yang seperti itu tapi kayaknya takdir tidak menentukan kami untuk bersama, aku tidak mungkin bersama pria yang sudah menyakiti adik aku walaupun sebenarnya aku mulai sayang dengan dia. Apa dia sudah benar-benar menyesal? Buktinya dia tetap mau menjaga hubungan aku dengan dia walaupun aku sering menyakiti dia.
Seperti sekarang ini aku, kim bum, dan seorang namja di sebuah diskotik. Sekarang ini kami sedang duduk bertiga. Aku berada tengah dari mereka dan namja itu sekarang sedang menciumi aku dan ciuman namja itu turun ke leher aku. Aku mendesah karena namja itu dan tangan namja itu sekarang sedang meremas dadaku. Aku tersenyum dan sambil mendesah, ketika aku lihat kim bum, dia sedang melihat kami dan waktu pandangan kami ketemu, dia pura-pura mengalihkan pandangan dia ke tempat lain dan bisa ku lihat ada sebutir air mata yang menetes di pipinya. Aku rasa dia benar-benar sakit hati.
“aku permisi ambil bir sebentar” kata kim bum dan langsung pergi.
Aku yang melihat kim bum pergi pun langsung mendorong namja itu dan memberikan dia sebuah amplop yang berisi sejumlah uang.
Aku tidak tahan lagi. Aku mau mengakhiri semua ini. aku mau memutuskan hubungan aku dengan dia. Aku tidak tahan melihat dirinya yang seperti itu dan aku rasa aku mulai jatuh cinta dengan dirinya itu.
Mungkin itu adalah masa lalu dia dan sekarang dia sudah menyesal dan mendapatkan balasannya. Aku menunggu kedatangan kim bum. Kim bum pun datang dang aku langsung menarik dia keluar dari diskotik itu.
“aku mau kita putus kim bum-ssi”
“mwo? tapi kenapa? Bukannya aku sudah tidak mencampuri urusan kau dengan teman kau dan aku juga tidak memarahi kau waktu bermesraan dengan namja lain tapi kenapa kau masih mau memutuskan hubungan kita?”
“ aku tidak mencintai kau kim bum-ssi, aku menerima kau dulu Cuma untuk sekedar bersenang-senang. Kau seperti tidak mengenal aku aja, aku adalah KIM SO EUN dan seharusnya kau tau kalau aku bukanlah wanita yang setia dengan pasangannya. Aku selalu bersama namja-namja lain dan senang mempermainkan mereka. Untuk apa kau menjaga hubungan kita? Apa kau mau aku terus membuat kau sakit hati dan asal kau tahu juga kalau aku tidak tahan bersama kau lagi karena kau, aku tidak dapat bersenang-senang dengan namja lain” dustaku.
Sebenarnya itu karena aku tidak tahan yang melihat dirinya sakit terus, hati aku juga sakit kim bum ah ketika melihat kau seperti itu. setiap malam aku selalu menangis di kamar ku setiap mengingat dirimu.
“kalau itu yang kamu mau so eun, baiklah.. hubungan kita sampai disini saja, mianhae karena aku, kau tidak dapat bersama namja yang kau suka, sekali lagi mianhae tapi asal kau tau, kau akan tetap menjadi wanita yang berada dihatiku untuk selamanya.” kata kim bum sambil mengeluarkan air matanya. Kim bum pun mengantari aku pulang dan kamipun sampai dirumahku.
“setelah ini, kita tidak punya hubungan apa-apa lagi, anggap saja kita tidak pernah ketemu dan berhubungan” kata aku lalu langsung keluar dari mobil kim bum dan masuk ke rumahku.
Kim So Eun Pov End
Kim Bum Pov
Aku sangat sedih. Aku harus kehilangan wanita yang aku cintai lagi. Mungkin benar kalau ini adalah balasan untukku. Aku sudah menepati janjiku untuk tidak memarahi dia walau dia bersama pria lain tapi kenapa dia tetap memutuskan hubunganku dengan dia? Mungkin inilah takdir ku. aku tidak berjodoh dengan Chu Ga Eul bahkan bayangan dia (kim so eun maksudnya) sekalipun.
Kim Bum Pov End
Kim So Eun Pov
Aku menangis sejadi-jadinya dikamarku. Hati ini sungguh sakit. Aku tidak tahu lagi harus berbuat apa. Aku sudah kehilangan adikku dan sekarang aku kehilangan pria yang aku cintai. Dia benar-benar tulus mencintai aku. Aku salah. Aku terlalu keras kepala. Seharusnya dulu aku tidak balas dendam kepadanya apalagi dia sudah menyesali perbuatan dia dulu
Ini takdir kami, kami tidak dapat bersatu. Biarlah waktu yang menghapus luka ini dan aku Cuma bisa berdoa semoga kamu mendapati wanita yang benar-benar mencintaimu. Semoga kita bisa bersatu di kehidupan lainnya.
Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 4
Author: Chintami (Mediyanti Christin)
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 4
Genre: romantic, sad ?
Cast: Kim Bum, Kim So Eun
Kim Bum Pov
Hubunganku dengan kim so eun semakin dekat dan persahabatan kami sudah hampir 3 bulan dan sepertinya aku mulai jatuh cinta lagi. Aku berencana akan menyatakan cintaku kepada dirinya.
Hari ini aku akan mengajak so eun untuk ke taman dan aku akan menyatakan cintaku kepada dirinya disana. Aku pun bersiap-siap untuk menjemput dirinya tapi sebelum aku menjemputnya, aku singgah ke toko bunga dan membeli sebuket bunga mawar untuknya. Sebenarnya aku mau membeli bunga Lily tapi aku ingat kalau Chu Ga Eul dan Kim So Eun bukanlah orang yang sama jadi aku mengurung niatku untuk membeli bunga lily dan mengganti untuk membeli bunga mawar untuknya. Aku telah sampai dirumah so eun dan menunggu dirinya. Tidak berapa lama So eun keluar dari rumahnya dan penampilannya sama lagi dengan Chu Ga Eul. Dia benar-benar membuat aku mengingat gadis itu lagi.
“annyeong Kim bum-ssi” katanya bersenyum tulus kepadaku.
“annyeong so eun ah, kajja.. aku akan membawamu untuk ke taman hari ini”
Pas dia masuk kemobil ku, aku lihat dia melihat ke jok belakang mobilku yang ada sebuket bunga mawar disana. Tapi setelah melihat kesana dia pun melihat kedepan lagi.
Setelah sampai di taman, kami pun duduk di kursi taman itu dan ngomong-ngomong.
“so eun ah, kamu tunggu sebentar ya, aku akan kembali lagi” kata aku lalu pergi untuk mengambil bunga mawar itu. aku menyembunyikan mawarnya di balik punggungku dan aku kembali lagi ke taman.
“so eun ah?”
“ne?” tanya heran “ ada apa kim bum ah?”
“ini untuk mu so eun ahh” kataku sambil menyerahkan bunga itu untuknya.
“untukku?” tanya nya agak kaget.
“ne” kataku sambil tersenyum “so eun ahh, aku mau ngomong sesuatu denganmu”
“katakana saja kim bum” katanya sambil menciumi bunga yang aku beri tadi.
“itu… hmm.. sebenarnya aku jatuh cinta kepadamu so eun ahh.. bukan karena wajahmu mirip dengan gadis yang aku cintai tapi setiap bersamamu aku merasa bahagia dan sangat nyaman.. apa kau mau jadi pacarku so eun?” tanyaku hati-hati.
Sesaat aku lihat dia berpikir sebentar dan…
“ne.. aku mau”
“terima kasih so eun ahh” kata ku sambil memeluk dirinya lalu aku melepaskan pelukan kami dan mendekatkan wajah ku ke wajah dia dan mencium bibirnya dengan perasaan sayang.
Hari-haripun berlalu.. setelah dia menjadi yeojachingu ku, penampilan dia berubah lagi seperti dulu waktu pertama aku bertemu dengannya malahan sekarang pakaian dia sangatlah terbuka. Dia selalu berpakaian yang minim. Hari ini dia mengajakku untuk ke diskotik waktu pertama kali kami ketemu. Dia bilang dia ada janji dengan temannya di diskotik sana dan dia meminta aku untuk menemani dia.
Kami pun pergi ke diskotik. Ketika so eun masuk ke dalam sana, pria-pria disana melihat dia dengan pandangan yang bernafsu. Aku benci ketika melihat pria-pria itu melihat so eun dengan pandangan seperti itu tapi seperti nya so eun tidak peduli dan malah tersenyum dengan pria-pria itu.
“hei..” kata so eun ketika dia bertemu dengan temannya.
Ternyata temannya so eun adalah seorang pria. Pria itu pun membalas sapaan so eun dan tiba-tiba pria itu menarik tangan so eun kedirinya dan mencium bibir so eun, dia melumat bibir so eun dan tangan pria itu meremas bokongnya so eun. aku yang emosi dengan pandangan di depanku pun langsung mendorong pria itu dan menghajarnya. Tampak so eun terkejut lalu so eun pun menamparku.
“kim bum.. kenapa kau memukulnya” bentak so eun kepadaku.
“mengapa aku memukulnya HAH? KAU ADALAH YEOJACINGU KU DAN BERANI-BERANINYA KAU BERCIUMAN DENGAN PRIA ITU” kata aku yang sangat emosi. Aku sangat emosi karna ketika pria itu melumat bibir so eun, so eun malah membalas ciuman pria itu dan hanya mendesah ketika pria itu meremas bokongnya.
“KAU BENAR-BENAR KETERLALUAN KIM BUM, SETELAH KAU MEMUKULI TEMANKU, KAU MALAH MEMBENTAKKU HAH? CIUMAN SEPERTI ITU HANYA CIUMAN SAPAAN, AKU BENCI KAU KIM SANG BUM”
So eun pun pergi keluar diskotik. Aku yang merasa menyesal karena sudah membentak so eun pun mengejarnya dari belakang. Aku benar-benar tidak mau kehilangan orang yang aku cintai lagi.
Aku berhasil mengejar so eun dan langsung menarik tangannya.
“APAAN SIH?” katanya yang masih emosi
“mianhae so eun ah.. aku menyesal sudah membentakmu tadi, aku benar-benar minta maaf so eun”
“tidak.. kau sudah keterlaluan kim bum, aku mau kita putus”
“MWO? tidak so eun ah.. aku mohon jangan putuskan aku, aku benar-benar mencintai kamu so eun ahhh” aku hampir menangis. Aku benar-benar tidak sanggup untuk kehilangan gadis yang aku cintai lagi.
“hmm baiklah.. tapi dengan 1 syarat” kata so eun.
“apa syaratnya?”
“kau tidak boleh lagi mencampuri urusan aku dengan temanku.. kau tidak boleh marah ketika melihat aku berciuman seperti tadi dengan temanku.. di amerika sana, ciuman seperti itu hanya bentuk sapaan atau kangen, kalau kau masih seperti itu, aku tidak segan-segan untuk memutuskan hubungan kita jadi terserah kamunya.. aku tidak suka di atur”
“tapi….?” Aku benar-benar bingung, perasaan aku campur aduk. Aku tidak tahu harus bagaimana, apa aku sanggup melihat wanita yang aku cintai berciuman dengan pria lain? Tapi kalau aku tidak memenuhi syaratnya.. dia bakal memutuskanku.
“ohh jadi kau tidak bisa? Hmm baiklah,, itu kau yang minta jadi hubungan kita berakhir sampai disini”
“aniyo.. baiklah kalau itu yang kau mau,,, aku akan memenuhi syaratnya tapi aku mohon jangan mengucapkan kata putus lagi”.
“oke kalau gitu” katanya sambil tersenyum.
Aku sangat sakit hati sebenarnya. Bagaimana bisa dia lebih memilih temannya dibandingkan pacarnya sendiri? Aku juga tidak tahu bagaimana nantinya, aku benar-benar tidak sanggup melihatnya berciuman dengan pria lain walaupun pria itu hanya teman dia. Apakah ini balasan Ga Eul untukku? Apakah seperti ini juga perasaan Ga eul dulu ketika aku bersama wanita lain? Mianhae ga eul,,, mianhae, aku sudah tidak baik kepadamu dan sekarang aku merasakan apa yang kau rasakan.
Kim Bum Pov End
Kim So Eun Pov
Hahaha ternyata kau bisa sakit hati juga ya kim bum? Hmm mampus kau.. siapa suruh kau permainkan adikku. Aku akan berbuat kau lebih sakit hati lagi kim bum ahh. Tapi kasihan teman aku yang tadi, dia kena pukul karena aku. Sebenarnya aku yang suruh dia cium aku dan meremas bokongku, pertama dia agak tidak setuju tapi karena aku bilang aku mau mengerjain pacarku karena pacarku ulang tahun akhirnya dia mau saja. Sebenarnya aku berbohong, kim bum tidaklah ulang tahun hari ini.
Aku puas membuat kim bum sakit hati hari ini. rasain kau apa yang adik aku rasain dulu.. hahaha
Aku pun kekamarku dengan perasaan yang senang.
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 4
Genre: romantic, sad ?
Cast: Kim Bum, Kim So Eun
Kim Bum Pov
Hubunganku dengan kim so eun semakin dekat dan persahabatan kami sudah hampir 3 bulan dan sepertinya aku mulai jatuh cinta lagi. Aku berencana akan menyatakan cintaku kepada dirinya.
Hari ini aku akan mengajak so eun untuk ke taman dan aku akan menyatakan cintaku kepada dirinya disana. Aku pun bersiap-siap untuk menjemput dirinya tapi sebelum aku menjemputnya, aku singgah ke toko bunga dan membeli sebuket bunga mawar untuknya. Sebenarnya aku mau membeli bunga Lily tapi aku ingat kalau Chu Ga Eul dan Kim So Eun bukanlah orang yang sama jadi aku mengurung niatku untuk membeli bunga lily dan mengganti untuk membeli bunga mawar untuknya. Aku telah sampai dirumah so eun dan menunggu dirinya. Tidak berapa lama So eun keluar dari rumahnya dan penampilannya sama lagi dengan Chu Ga Eul. Dia benar-benar membuat aku mengingat gadis itu lagi.
“annyeong Kim bum-ssi” katanya bersenyum tulus kepadaku.
“annyeong so eun ah, kajja.. aku akan membawamu untuk ke taman hari ini”
Pas dia masuk kemobil ku, aku lihat dia melihat ke jok belakang mobilku yang ada sebuket bunga mawar disana. Tapi setelah melihat kesana dia pun melihat kedepan lagi.
Setelah sampai di taman, kami pun duduk di kursi taman itu dan ngomong-ngomong.
“so eun ah, kamu tunggu sebentar ya, aku akan kembali lagi” kata aku lalu pergi untuk mengambil bunga mawar itu. aku menyembunyikan mawarnya di balik punggungku dan aku kembali lagi ke taman.
“so eun ah?”
“ne?” tanya heran “ ada apa kim bum ah?”
“ini untuk mu so eun ahh” kataku sambil menyerahkan bunga itu untuknya.
“untukku?” tanya nya agak kaget.
“ne” kataku sambil tersenyum “so eun ahh, aku mau ngomong sesuatu denganmu”
“katakana saja kim bum” katanya sambil menciumi bunga yang aku beri tadi.
“itu… hmm.. sebenarnya aku jatuh cinta kepadamu so eun ahh.. bukan karena wajahmu mirip dengan gadis yang aku cintai tapi setiap bersamamu aku merasa bahagia dan sangat nyaman.. apa kau mau jadi pacarku so eun?” tanyaku hati-hati.
Sesaat aku lihat dia berpikir sebentar dan…
“ne.. aku mau”
“terima kasih so eun ahh” kata ku sambil memeluk dirinya lalu aku melepaskan pelukan kami dan mendekatkan wajah ku ke wajah dia dan mencium bibirnya dengan perasaan sayang.
Hari-haripun berlalu.. setelah dia menjadi yeojachingu ku, penampilan dia berubah lagi seperti dulu waktu pertama aku bertemu dengannya malahan sekarang pakaian dia sangatlah terbuka. Dia selalu berpakaian yang minim. Hari ini dia mengajakku untuk ke diskotik waktu pertama kali kami ketemu. Dia bilang dia ada janji dengan temannya di diskotik sana dan dia meminta aku untuk menemani dia.
Kami pun pergi ke diskotik. Ketika so eun masuk ke dalam sana, pria-pria disana melihat dia dengan pandangan yang bernafsu. Aku benci ketika melihat pria-pria itu melihat so eun dengan pandangan seperti itu tapi seperti nya so eun tidak peduli dan malah tersenyum dengan pria-pria itu.
“hei..” kata so eun ketika dia bertemu dengan temannya.
Ternyata temannya so eun adalah seorang pria. Pria itu pun membalas sapaan so eun dan tiba-tiba pria itu menarik tangan so eun kedirinya dan mencium bibir so eun, dia melumat bibir so eun dan tangan pria itu meremas bokongnya so eun. aku yang emosi dengan pandangan di depanku pun langsung mendorong pria itu dan menghajarnya. Tampak so eun terkejut lalu so eun pun menamparku.
“kim bum.. kenapa kau memukulnya” bentak so eun kepadaku.
“mengapa aku memukulnya HAH? KAU ADALAH YEOJACINGU KU DAN BERANI-BERANINYA KAU BERCIUMAN DENGAN PRIA ITU” kata aku yang sangat emosi. Aku sangat emosi karna ketika pria itu melumat bibir so eun, so eun malah membalas ciuman pria itu dan hanya mendesah ketika pria itu meremas bokongnya.
“KAU BENAR-BENAR KETERLALUAN KIM BUM, SETELAH KAU MEMUKULI TEMANKU, KAU MALAH MEMBENTAKKU HAH? CIUMAN SEPERTI ITU HANYA CIUMAN SAPAAN, AKU BENCI KAU KIM SANG BUM”
So eun pun pergi keluar diskotik. Aku yang merasa menyesal karena sudah membentak so eun pun mengejarnya dari belakang. Aku benar-benar tidak mau kehilangan orang yang aku cintai lagi.
Aku berhasil mengejar so eun dan langsung menarik tangannya.
“APAAN SIH?” katanya yang masih emosi
“mianhae so eun ah.. aku menyesal sudah membentakmu tadi, aku benar-benar minta maaf so eun”
“tidak.. kau sudah keterlaluan kim bum, aku mau kita putus”
“MWO? tidak so eun ah.. aku mohon jangan putuskan aku, aku benar-benar mencintai kamu so eun ahhh” aku hampir menangis. Aku benar-benar tidak sanggup untuk kehilangan gadis yang aku cintai lagi.
“hmm baiklah.. tapi dengan 1 syarat” kata so eun.
“apa syaratnya?”
“kau tidak boleh lagi mencampuri urusan aku dengan temanku.. kau tidak boleh marah ketika melihat aku berciuman seperti tadi dengan temanku.. di amerika sana, ciuman seperti itu hanya bentuk sapaan atau kangen, kalau kau masih seperti itu, aku tidak segan-segan untuk memutuskan hubungan kita jadi terserah kamunya.. aku tidak suka di atur”
“tapi….?” Aku benar-benar bingung, perasaan aku campur aduk. Aku tidak tahu harus bagaimana, apa aku sanggup melihat wanita yang aku cintai berciuman dengan pria lain? Tapi kalau aku tidak memenuhi syaratnya.. dia bakal memutuskanku.
“ohh jadi kau tidak bisa? Hmm baiklah,, itu kau yang minta jadi hubungan kita berakhir sampai disini”
“aniyo.. baiklah kalau itu yang kau mau,,, aku akan memenuhi syaratnya tapi aku mohon jangan mengucapkan kata putus lagi”.
“oke kalau gitu” katanya sambil tersenyum.
Aku sangat sakit hati sebenarnya. Bagaimana bisa dia lebih memilih temannya dibandingkan pacarnya sendiri? Aku juga tidak tahu bagaimana nantinya, aku benar-benar tidak sanggup melihatnya berciuman dengan pria lain walaupun pria itu hanya teman dia. Apakah ini balasan Ga Eul untukku? Apakah seperti ini juga perasaan Ga eul dulu ketika aku bersama wanita lain? Mianhae ga eul,,, mianhae, aku sudah tidak baik kepadamu dan sekarang aku merasakan apa yang kau rasakan.
Kim Bum Pov End
Kim So Eun Pov
Hahaha ternyata kau bisa sakit hati juga ya kim bum? Hmm mampus kau.. siapa suruh kau permainkan adikku. Aku akan berbuat kau lebih sakit hati lagi kim bum ahh. Tapi kasihan teman aku yang tadi, dia kena pukul karena aku. Sebenarnya aku yang suruh dia cium aku dan meremas bokongku, pertama dia agak tidak setuju tapi karena aku bilang aku mau mengerjain pacarku karena pacarku ulang tahun akhirnya dia mau saja. Sebenarnya aku berbohong, kim bum tidaklah ulang tahun hari ini.
Aku puas membuat kim bum sakit hati hari ini. rasain kau apa yang adik aku rasain dulu.. hahaha
Aku pun kekamarku dengan perasaan yang senang.
Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 3
Author: Chintami (Mediyanti Christin)
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 3
Genre: romantic
Cast: Kim Sang Bum, Kim So Eun, Chu Ga Eul
Kim So Eun POV
Aku pun masuk ke dalam kamar adikku yang sudah tidak ada lagi dirinya. Aku pun melihat foto semasa kecil kami tapi sekarang adikku sudah meninggalkan ku.
aku pun menangis sejadi-jadinya di dalam kamar adikku.
Ga eul ahh.. kenapa? Kenapa begitu cepat kamu meninggalkan eonnie?
Ga eul ah kamu benar-benar adik yang bodoh. Bagaimana bisa kamu mencintai pria brengsek itu? tenang saja Ga eul, eonnie akan membalas sakit hati yang kamu rasakan selama ini, eonnie akan membuat pria itu merasakan apa yang kamu rasakan juga.
Aku kim so eun kembarannya ga eul akan membalas semua yang adikku rasakan kepada pria itu. selama ini banyak teman-teman kami atau orang yang tidak tau kami kembar karna kami pisah.
Aku sejak SMP sudah pergi ke amerika untuk sekolah disana sedangkan Ga Eul?
Dia lebih memilih untuk tinggal di korea. Sebenarnya orang tua kami sangat ingin kami menuntut ilmu di Negara lain karna di Negara lain jenjang pendidikannya lebih tinggi dibandingkan korea.
Kalau saja dulu Ga Eul ikut aku ke amerika, dia tidak bakal di permainkan oleh pria brengsek itu.
sebenarnya kematian adikku tidak sepenuhnya salah dia, adik aku Ga Eul dari kecil sudah memang sering sakit maka dari itu eomma lebih menyanyai Ga Eul dibandingkan aku.
Adikku Ga Eul sering menelepon aku sekedar untuk bercerita tentang namja itu ke aku jadi aku tahu setiap permasalahan mereka.
Aku benar-benar tidak terima adikku ditiduri dan selama berhubungan dengan adikku, dia juga berhubungan dengan yeoja lain.
Aku pulang dari amerika karena mendengar penyakit kanker otak adik aku yang sudah semakin parah dan ketika aku sampai di korea, adikku sudah pergi.
Sifatku dengan adikku memang sangat berbeda. Adikku selama ini tidak berani berpakaian yang terbuka karna mungkin dia tahu kalau dirinya lemah jadi selalu berpakai pakaian yang tertutup dan karena kondisi adikku yang lemah juga membuat orang tua kami sangat menyanyainy sedangkan aku sejak kecil memang kurang kasih sayang dari orang tuaku maka dari itu sifat aku sangat bertolak belakang dari ga eul.
Hari ini aku sengaja meminta kim bum untuk ketemuan di restoran dan sekarang aku sengaja berpenampilan seperti Chu Ga Eul adikku. Aku tahu kalau dia itu jatuh cinta dengan aku karena wajahku dengan wajah adikku sama.
Aku juga tahu kalau dia sudah menyesal karena telah mempermainkan adikku dulu. Aku tahu itu karena yang pas di diskotik dia tidak berani menyentuhku karena kesalahan dirinya dulu.
Aku melihat kedatangan namja yang sedari tadi aku tunggu dan bisa aku lihat, dia agak terkejut melihat penampilanku.
“Chu Ga Eul?” tanya.
“mianhae.. aku bukan Chu Ga Eul tapi aku kim so eun” kata sambil tersenyum kepadanya.
“ohh maafkan aku.. kau benar-benar mirip dengan seorang temanku”
“hahaha benarkah? Hmm ayo duduk Kim bum-ssi, aku sudah memesankan anda makanan.” Kataku.
Pesanan kami pun datang, kami memakannya sambil sesekali ngomong tentang masa lalu kami. aku pun mendengar dia bercerita masa lalu nya. Dia pun mulai bercerita tentang adikku yang sudah dia permainkan dan sepertinya dia tidak mengetahua bahwa aku adalah kakak dari wanita yang dia permainkan dulu. Aku hanya bisa menahan emosiku sambil mendengar ceritanya.
Selesai makan dia mengajakku ke taman yang biasanya dia kunjungi bersama adikku.
“apa anda tahu? Disini adalah tempat favorit Chu Ga Eul” katanya sedih.
“benarkah? Hmm sepertinya kau sangat mencintai gadis itu” kataku sambil tersenyum.
“ne.. aku benar-benar mencintainya, tapi aku mencintai dirinya ketika dirinya sudah meninggalkanku.. dia benar-benar gadis yang baik dan polos, aku menyesal sudah bersikap tidak baik terhadapnya” kata nya dan dapat aku lihat dia hampir menangis ketika mengucapkan kata itu.
Aku pun memeluk kim bum dan dapat aku rasakan dia agak kaget.
“so eun ah, bisa aku menjadi sahabatmu? Aku benar-benar merasa nyaman ketika bersamamu”
“ne”
Kami berjalan di sekitar taman dan tidak terasa hari mulai malam. Dia mengantarku pulang sampai rumah.
“terima kasih kim bum-ssi” setelah aku keluar dari mobilnya
“ne, sama-sama”
“aku masuk dulu ya kim bum, bye” jawabku sambil masuk ke dalam rumah.
Akupun sampai dikamarku, aku rebahkan tubuhku di ranjangku yang lumayan besar. Sepertinya lelaki itu dah lebih dekat lagi denganku.. haha mampus kau kim bum. Lihat saja nanti apa yang bakal terjadi, kataku sambil tersenyum licik.
Kim So Eun POV END
Kim Bum POV
Semakin hari hubunganku dengan so eun semakin dekat, sekarang kami sudah menjadi sahabat. Aku merasa ada yang aneh dari gadis itu, bagaimana bisa penampilannya sama seperti Ga Eul tadi? Dari pertama aku bertemu dengan dirinya, dia selalu mengenakan pakaian yang lumayan terbuka. So eun benar-benar membuat aku kangen dengan Ga Eul. Wajahnya yang mirip, penampilannya yang seperti Ga Eul tadi dan aroma tubuhnya, sangat mirip dengan ga eul tapi sayang sifatnya sepertinya beda dengan ga eul.
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 3
Genre: romantic
Cast: Kim Sang Bum, Kim So Eun, Chu Ga Eul
Kim So Eun POV
Aku pun masuk ke dalam kamar adikku yang sudah tidak ada lagi dirinya. Aku pun melihat foto semasa kecil kami tapi sekarang adikku sudah meninggalkan ku.
aku pun menangis sejadi-jadinya di dalam kamar adikku.
Ga eul ahh.. kenapa? Kenapa begitu cepat kamu meninggalkan eonnie?
Ga eul ah kamu benar-benar adik yang bodoh. Bagaimana bisa kamu mencintai pria brengsek itu? tenang saja Ga eul, eonnie akan membalas sakit hati yang kamu rasakan selama ini, eonnie akan membuat pria itu merasakan apa yang kamu rasakan juga.
Aku kim so eun kembarannya ga eul akan membalas semua yang adikku rasakan kepada pria itu. selama ini banyak teman-teman kami atau orang yang tidak tau kami kembar karna kami pisah.
Aku sejak SMP sudah pergi ke amerika untuk sekolah disana sedangkan Ga Eul?
Dia lebih memilih untuk tinggal di korea. Sebenarnya orang tua kami sangat ingin kami menuntut ilmu di Negara lain karna di Negara lain jenjang pendidikannya lebih tinggi dibandingkan korea.
Kalau saja dulu Ga Eul ikut aku ke amerika, dia tidak bakal di permainkan oleh pria brengsek itu.
sebenarnya kematian adikku tidak sepenuhnya salah dia, adik aku Ga Eul dari kecil sudah memang sering sakit maka dari itu eomma lebih menyanyai Ga Eul dibandingkan aku.
Adikku Ga Eul sering menelepon aku sekedar untuk bercerita tentang namja itu ke aku jadi aku tahu setiap permasalahan mereka.
Aku benar-benar tidak terima adikku ditiduri dan selama berhubungan dengan adikku, dia juga berhubungan dengan yeoja lain.
Aku pulang dari amerika karena mendengar penyakit kanker otak adik aku yang sudah semakin parah dan ketika aku sampai di korea, adikku sudah pergi.
Sifatku dengan adikku memang sangat berbeda. Adikku selama ini tidak berani berpakaian yang terbuka karna mungkin dia tahu kalau dirinya lemah jadi selalu berpakai pakaian yang tertutup dan karena kondisi adikku yang lemah juga membuat orang tua kami sangat menyanyainy sedangkan aku sejak kecil memang kurang kasih sayang dari orang tuaku maka dari itu sifat aku sangat bertolak belakang dari ga eul.
Hari ini aku sengaja meminta kim bum untuk ketemuan di restoran dan sekarang aku sengaja berpenampilan seperti Chu Ga Eul adikku. Aku tahu kalau dia itu jatuh cinta dengan aku karena wajahku dengan wajah adikku sama.
Aku juga tahu kalau dia sudah menyesal karena telah mempermainkan adikku dulu. Aku tahu itu karena yang pas di diskotik dia tidak berani menyentuhku karena kesalahan dirinya dulu.
Aku melihat kedatangan namja yang sedari tadi aku tunggu dan bisa aku lihat, dia agak terkejut melihat penampilanku.
“Chu Ga Eul?” tanya.
“mianhae.. aku bukan Chu Ga Eul tapi aku kim so eun” kata sambil tersenyum kepadanya.
“ohh maafkan aku.. kau benar-benar mirip dengan seorang temanku”
“hahaha benarkah? Hmm ayo duduk Kim bum-ssi, aku sudah memesankan anda makanan.” Kataku.
Pesanan kami pun datang, kami memakannya sambil sesekali ngomong tentang masa lalu kami. aku pun mendengar dia bercerita masa lalu nya. Dia pun mulai bercerita tentang adikku yang sudah dia permainkan dan sepertinya dia tidak mengetahua bahwa aku adalah kakak dari wanita yang dia permainkan dulu. Aku hanya bisa menahan emosiku sambil mendengar ceritanya.
Selesai makan dia mengajakku ke taman yang biasanya dia kunjungi bersama adikku.
“apa anda tahu? Disini adalah tempat favorit Chu Ga Eul” katanya sedih.
“benarkah? Hmm sepertinya kau sangat mencintai gadis itu” kataku sambil tersenyum.
“ne.. aku benar-benar mencintainya, tapi aku mencintai dirinya ketika dirinya sudah meninggalkanku.. dia benar-benar gadis yang baik dan polos, aku menyesal sudah bersikap tidak baik terhadapnya” kata nya dan dapat aku lihat dia hampir menangis ketika mengucapkan kata itu.
Aku pun memeluk kim bum dan dapat aku rasakan dia agak kaget.
“so eun ah, bisa aku menjadi sahabatmu? Aku benar-benar merasa nyaman ketika bersamamu”
“ne”
Kami berjalan di sekitar taman dan tidak terasa hari mulai malam. Dia mengantarku pulang sampai rumah.
“terima kasih kim bum-ssi” setelah aku keluar dari mobilnya
“ne, sama-sama”
“aku masuk dulu ya kim bum, bye” jawabku sambil masuk ke dalam rumah.
Akupun sampai dikamarku, aku rebahkan tubuhku di ranjangku yang lumayan besar. Sepertinya lelaki itu dah lebih dekat lagi denganku.. haha mampus kau kim bum. Lihat saja nanti apa yang bakal terjadi, kataku sambil tersenyum licik.
Kim So Eun POV END
Kim Bum POV
Semakin hari hubunganku dengan so eun semakin dekat, sekarang kami sudah menjadi sahabat. Aku merasa ada yang aneh dari gadis itu, bagaimana bisa penampilannya sama seperti Ga Eul tadi? Dari pertama aku bertemu dengan dirinya, dia selalu mengenakan pakaian yang lumayan terbuka. So eun benar-benar membuat aku kangen dengan Ga Eul. Wajahnya yang mirip, penampilannya yang seperti Ga Eul tadi dan aroma tubuhnya, sangat mirip dengan ga eul tapi sayang sifatnya sepertinya beda dengan ga eul.
Pursuit Of Love That Has Been Lost Part 2
Author: Chintami (Mediyanti Christin)
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost (Part 2)
Genre: sad, romantic
Cast: kim bum, kim so eun
Nampak yeoja itu sambil menari dan mengambil minuman juga disana.
Ketika yeoja itu melihat diriku yang sedang memandanginya, yeoja itu tersenyum kepadaku. Bukan senyuman manis seperti yang diberikan Chu Ga Eul kepadaku tapi senyuman menggoda. Dia pun berjalan kearahku. Jari-jarinya yang lentik itu pun menyentuh dadaku.
“apa kamu sendirian disini?” tanya gadis yang sekarang didepanku.
“sepertinya begitu” jawabku yang masih bingung melihat yeoja ini.
“apa mau aku temani?” tanya gadis itu sambil menjilati telingaku secara tiba-tiba.
Aku yang diperlakukan seperti merasakan nafsu yang tiba-tiba memuncak. Gadis itu tersenyum dan menarikku keluar dari diskotik itu. dia pun membawa ku ke parkiran mobil disana dan membawaku masuk ke dalam mobilnya. Di jok belakang gadis itu pun menciumi pipi ku lalu turun ke leher dan naik lagi ke bibirku. Gadis ini benar-benar liar pikir ku. dia pun mulai membuka kancing kemeja ku dan mengelus-ngelus dada ku. aku semakin di buat horny olehnya. Tanganku pun mulai masuk ke dalam mini dressnya dan mulai mengelus daerah kewanitaannya.
“ahhh” desah wanita itu
“ aku kim so eun dank au kim sang bum bukan?” tanya nya di sela-sela ciumanya.
“hmm ne.. bagaimana kau bisa tau?” tanyaku yang masih melakukan aktivitasku tadi.
“bagaimana mungkin aku tidak mengenali kau.. kau adalah pengusaha terkaya di korea ini, dan aku akan merasa terhormat kalau aku bisa bercinta dengan anda malam ini” katanya.
Aku pun tersenyum mendengar perkataanya dan mulai menciumi lehernya. Hmm aroma ini.. aroma strawberry benar-benar mirip dengan aromanya Chu Ga Eul. Sesaat pikiranku pun mulai sadar. Aku pun mendorong wanita ini .
“waeyo?” tanyanya keheranan.
“aku tidak mau melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kali” kataku sambil membenarkan pakaian ku yang tadi di buka oleh wanita ini.
“ aku tidak mengerti maksudmu.. hmm tapi ya sudahlah” katanya yang juga membenarkan penampilannya kembali.
Kami pun menghabiskan malam itu di dalam mobilnya untuk bercerita-cerita dan aku merasa nyaman ketika bercerita dengan wanita ini, sama ketika aku bercerita dengan Chu Ga Eul. Kami pun bertukaran nomor hape dan dari sana kami pun mulai akrab dan sering ketemuan. Aku mulai merasakan kebahagiaan lagi sama seperti dulu ketika aku bersama yeoja itu. aku dulu memang tidak mencintai Ga Eul tapi setiap aku bersama dirinya aku selalu merasakan nyaman dan senang. Perasaan seperti itu aku tidak pernah rasakan di saat aku bersama yeoja-yeoja lain.
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost (Part 2)
Genre: sad, romantic
Cast: kim bum, kim so eun
Nampak yeoja itu sambil menari dan mengambil minuman juga disana.
Ketika yeoja itu melihat diriku yang sedang memandanginya, yeoja itu tersenyum kepadaku. Bukan senyuman manis seperti yang diberikan Chu Ga Eul kepadaku tapi senyuman menggoda. Dia pun berjalan kearahku. Jari-jarinya yang lentik itu pun menyentuh dadaku.
“apa kamu sendirian disini?” tanya gadis yang sekarang didepanku.
“sepertinya begitu” jawabku yang masih bingung melihat yeoja ini.
“apa mau aku temani?” tanya gadis itu sambil menjilati telingaku secara tiba-tiba.
Aku yang diperlakukan seperti merasakan nafsu yang tiba-tiba memuncak. Gadis itu tersenyum dan menarikku keluar dari diskotik itu. dia pun membawa ku ke parkiran mobil disana dan membawaku masuk ke dalam mobilnya. Di jok belakang gadis itu pun menciumi pipi ku lalu turun ke leher dan naik lagi ke bibirku. Gadis ini benar-benar liar pikir ku. dia pun mulai membuka kancing kemeja ku dan mengelus-ngelus dada ku. aku semakin di buat horny olehnya. Tanganku pun mulai masuk ke dalam mini dressnya dan mulai mengelus daerah kewanitaannya.
“ahhh” desah wanita itu
“ aku kim so eun dank au kim sang bum bukan?” tanya nya di sela-sela ciumanya.
“hmm ne.. bagaimana kau bisa tau?” tanyaku yang masih melakukan aktivitasku tadi.
“bagaimana mungkin aku tidak mengenali kau.. kau adalah pengusaha terkaya di korea ini, dan aku akan merasa terhormat kalau aku bisa bercinta dengan anda malam ini” katanya.
Aku pun tersenyum mendengar perkataanya dan mulai menciumi lehernya. Hmm aroma ini.. aroma strawberry benar-benar mirip dengan aromanya Chu Ga Eul. Sesaat pikiranku pun mulai sadar. Aku pun mendorong wanita ini .
“waeyo?” tanyanya keheranan.
“aku tidak mau melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kali” kataku sambil membenarkan pakaian ku yang tadi di buka oleh wanita ini.
“ aku tidak mengerti maksudmu.. hmm tapi ya sudahlah” katanya yang juga membenarkan penampilannya kembali.
Kami pun menghabiskan malam itu di dalam mobilnya untuk bercerita-cerita dan aku merasa nyaman ketika bercerita dengan wanita ini, sama ketika aku bercerita dengan Chu Ga Eul. Kami pun bertukaran nomor hape dan dari sana kami pun mulai akrab dan sering ketemuan. Aku mulai merasakan kebahagiaan lagi sama seperti dulu ketika aku bersama yeoja itu. aku dulu memang tidak mencintai Ga Eul tapi setiap aku bersama dirinya aku selalu merasakan nyaman dan senang. Perasaan seperti itu aku tidak pernah rasakan di saat aku bersama yeoja-yeoja lain.
Pursuit Of Love That Has Been Lost (part 1)
Judul: Pursuit Of Love That Has Been Lost (Part 1 )
Cast: Kim Sang Bum, Kim So eun
Genre: Romantic
Author: Chintami ( Mediyanti Christin )
Aku kim sang bum benar-benar namja yang bodoh. Hidupku di penuhi kekayaan tetapi hidupku terasa hampa dan di penuhi penyesalan.
Sudah 5 tahun yeoja itu meninggalkanku tetapi aku benar-benar tidak dapat melupakannya.
Yeoja yang benar-benar tulus mencintaiku
Yeoja yang selalu sabar dengan sikap aku selama ini
Dan Yeoja yang telah aku permainkan selama ini. aku benar-benar menyesal. Bahkan disaat-saat terakhir yeoja itu..
aku tidak dapat menemaninya dan lebih memilih bersama yeoja-yeoja lain.
Sekarang yeoja itu telah meninggalkan aku untuk selama-lamanya. Aku tidak dapat lagi melihat senyumannya yang indah,
aku tidak dapat lagi mendengar suara merdu dari yeoja itu.
sekarang aku Cuma bisa menyesal..
Aku baru menyadari bahwa aku benar-benar mencintai yeoja itu ketika yeoja itu sudah meninggalkan aku.
Aku benar-benar merasakan kesepian yang amat mendalam ketika di tinggal oleh yeoja itu.
Sekarang aku berada di makam yeoja yang aku cintai… Disaat aku berada
di makam Chu Ga eul, Aku melihat seorang gadis berada disana.
Tapi siapa dia? Ketika aku benar-benar melihat dengan jelas siapa wanita yang berdiri di makam Chu ga eul.
Aku benar-benar terkejut.
Bagaimana bisa? Gadis itu benar-benar mirip dengan Chu Ga eul.
Apa dia Chu ga eul? Tapi bagaimana mungkin? Chu Ga Eul telah meninggal 5
tahun yang lalu dan gadis itu benar-benar tidak mungkin adalah Chu Ga
Eul karna dia aja sekarang tengah berdiri di makamnya Chu Ga Eul.
Aku melihat Gadis itu mulai beranjak pergi dan aku mencoba untuk
mengejar gadis itu tapi sial, gadis itu masuk kedalam mobil dan sudah
pergi.
Siapa gadis itu sebenarnya? Aku tidak mungkin salah lihatkan?
Wajah gadis itu sangatlah mirip dengan wajad gadis yang aku cintai
selama 5 tahun ini.
Aku pun kembali ke makam Chu Ga Eul dan meletakkan bungan Lily disana, bunga yang dia sukai.
Aku pun kembali kerumahku, rumah yang mewah tetapi Cuma ditinggali oleh
aku dan pembantu-pembantuku. Orang tua ku telah lama bercerai.. ibu ku
menikah lagi dengan pria lain dan tinggal di London sedangkan ayahku?
Dia sekarang telah berubah sejak ditinggal oleh ibuku. selalu pergi ke
diskotik dan mabuk-mabukan. Perusahan-perusahan ayahku sekarang aku yang
urus karna ayahku sudah tidak peduli lagi dengan
perusahaan-perusahaannya.
Aku pun kembali kekamarku dan ingatan
ku kembali lagi dengan gadis yang tadi aku lihat. Wajah gadis itu
memang mirip dengan Chu Ga Eul tetapi penampilan gadis itu jauh beda
dengan dia.
Chu Ga Eul ku selalu berpakaian yang tertutup dan tampil
apa adanya sedangkan gadis tadi? Dia berpakaian lumayan terbuka dan
bermake up. Aku ingat dulu Chu Ga Eul sangatlah tidak suka yang namanya
make up beda dengan gadis-gadis yang lain.
Aku sangat kangen dengan Chu Ga Eul ku.
Flashback
“kim bum bisa kita bicara sebentar?” ucap gadis yang sekarang berdiri didepanku.
“ Ada perlu apa?” tanyaku cuek.
“ada sesuatu yang mau aku katakan kepadamu, 5 menit saja.. kumohon” kata gadis itu sambil tersenyum.
“baiklah.. ngomong aja sekarang” jawabku
“itu.. hmm sebenarnya.. aku suka sama kamu kim bum” kata gadis itu malu-malu.
“terus?” jawabku masih dengan sikap cuek.
“hah? Ohh.. kau mau gak jadi pacarku?’’
Aku pun memperhatikan dia dari atas sampai bawah. Gak ada yang menarik
dari wanita ini pikirku dan sepertinya gadis seperti dia gak bisa diajak
main, gak ada untungnya buat aku untuk pacaran dengan gadis ini.
“tidak” jawabku dingin.
“hah? Tapii.. aku benar-benar mencintai kau kim bum.. aku berjanji akan
melakukan apapun buat kau asal kau mau jadi pacarku” kata gadis itu
hampir menangis.
Hmm cewek ini keras kepala benar tapi… sepertinya gadis ini bisa aku manfaatkan.
“baiklah kalau gitu.. sekarang kau adalah pacarku tapi dengan syarat kau harus mendengar semua perintahku”
“ gomawo kim bum” jawab gadis itu sambil tersenyum bahagia
hari-hari pun berlalu.. aku memperlakukan gadis itu seperti pembantuku,
bukan seperti pacarku. Aku berada di tempat kuliah yang sama dan kelas
kami juga sama. Aku selalu menyuruhnya untuk membawa tasku dan
mengerjakan semua tugasku. Bahkan disaat aku bersamanya aja aku bisa
berciuman dengan yeoja-yeoja lain. Aku heran melihatnya padahal aku
sering bermesraan dengan wanita lain di depannya tapi dia Cuma menangis
dan habis itu dia kembali seperti biasa lagi dan tetap bertahan untuk
menjadi pacarku. Gadis yang bodoh pikirku.
Hubungan aku dengan
gadis itu pun sudah hampir 2 tahun dan aku tetap memperlakukan dia sama
seperti dulu, Cuma memanfaatkan dia.
Sampai suatu hari aku merasa
bosan dirumah dan menyuruh dia untuk datang kerumahku. Aku pun heran
kenapa aku bisa panggil dia untuk kerumah ku? kenapa aku tidak memanggil
wanita lain saja? Mungkin karna dia orang yang lebih enak untuk di
manfaatin kali.. pikirku.
Dia pun sampai dirumahku.. sesampai
dia dirumahku, aku menyuruh dia untuk masak untukku. Setelah masakan dia
masak aku pun langsung makan karna sudah kelaparan. Hari ini
pembantu-pembantu aku cuti untuk pulang kampung jadi gak ada yang masak
untuk aku. Dia pun ikutan makan dan ketika dia mau mengambil sup ny. Sup
ny pun tertumpah di bajunya dan alhasil bajunya pun basah. aku menyuruh
dia mandi dikamarku dan mengambilkan dia pakaian ku.
Aku pun
menunggu dia mandi dikamar ku. ketika dia keluar dari kamar mandiku, aku
benar-benar dibuat terpesona oleh dia. Rambut yang basah dan tubuh yang
seksi dibalik pakaianku yang kebesaran di badannya benar-benar membuat
aku nafsu untuk menyentuhnya.
Aku pun mendekat kearahnya dan aku
mulai membelai pipinya. Aku lihat dia terdiam dan aku pun mulai
mendekatkan wajah ku ke wajahnya dan cup
Bibirku pun menempel di
bibirnya . aku lihat dia agak terkejut dengan perbuatanku dan berusaha
mendorong tubuhku tapi aku tidak perduli, aku terus saja mencium
dirinya. Lama-kelamaan dia pun mulai membalas ciumanku. Ciumannya agak
kaku, mungkin dia baru pertama kali ciuman.
Aku pun memasukkan lidahku kedalam mulutnya dan lidah kami saling main.
Ciumanku pun turun kelehernya dan dia mulai mendesah. Aku mendorong dia
keranjang ku dan aku pun kembali mencium dirinya lagi, tanganku tidak
tinggal diam, tanganku pun mulai meremas dadany dan beberapa saat
kemudian dia mendorongku dengan kuat.
‘’waeyo?’’ tanyaku.
‘’tidak.. kita tidak boleh melakukan hubungan terlarang ini, aku Cuma ingin melakukan hubungan ini dengan suamiku nanti’’
“ apa kau tidak benar-benar mencintaiku? Kalau kau benar-benar
mencintaiku, kau tidak mungkin akan takut untuk bercinta denganku”
kataku
‘’aku benar-benar mencintaimu bum tapi aku takut”
“jangan takut karna aku juga mencintaimu.. aku benar-benar mencintaimu
dan aku janji akan selalu bersamamu” kata aku untuk meyakinkannya.
“benarkah’’? tanyanya.
“ne.. jadilah milikku ga eul”
Dan aku pun mulai melanjutkan aktivitasku tadi. Aku membaringkan dia di
tempat tidur dan mulai mencium dirinya lagi. Tanganku mulai melepas
kancing-kancing pakaiannya dan sambil melepaskan kancingnya, aku pun
membuat kissmark di sekitar lehernya, sekilas aku melihat di matanya
yang indah mengeluarkan air mata tapi aku tidak peduli, siapa suruh dia
terlalu bodoh? Dia tahu kalau aku playboy dan sering bermain bersama
yeoja-yeoja dan dengan begitu saja meninggalkan yeoja itu kalau aku
bosan. Ga eul berasal dari keluarga yang kaya tapi penampilan dia biasa
sekali dan dia bukanlah tipe ku.
Aku pun mulai melepaskan bra dan CD
ny. Aku sendiri pun mulai melepaskan pakaian ku dan tanganku yang
satunya lagi mengelus daerah kewanitaannya. Dia terus saja mendesah dan
aku pun mencium bibirnya yang mungil lagi.
Perlahan-lahan aku pun mulai memasuki dirinya dan sial.. ini benar-benar nikmat.. sangat sempit.
‘’aww sakit bum” kata nya sambil menangis.
“tenang saja… sakitnya Cuma sebentar aja kok nanti kau juga akan
merasakan nikmat yang belum pernah kau rasakan” kata ku sambil mencium
bibirnya lagi untuk mengalihkan rasa sakitnya.
Ketika aku lebih
memasuki dirinya, aku merasakan kalau aku mengoyak sesuatu dan
sepertinya itu selaput darahnya dan sepertinya aku adalah orang pertama
yang menyentuhnya,, hahaha.
Kami pun bercinta dimalam itu
>>>>>>>>>>>>>>>
Keesokan harinya ketika aku bangun aku lihat ga eul sudah tidak tidur di sampingku tapi mana dia?.
Aku pun mulai membuka pintu kamarku dan mencium aroma masakan tp pembantu aku kan belum pulang jadi siapa yang masak?.
Aku memakai kembali pakaian-pakaian ku dan melihat siapa yang memasak dan sampai di dapur ternyata yang memasak adalah ga eul
“morning.. kau sudah bangun? Aku masakkan bubur untukmu” kata ny sambil tersenyum manis ke aku.
“ne.. aku sudah bangun.. makasih sayang untuk semalam” kata aku sambil mencium pipi nya dan bisa aku lihat wajahnya memerah.
“aku tunggu kau di meja makan ya” sambungku lalu aku pun pergi ke meja makan untuk menunggu makanannya.
Dia pun datang membawa dua mangkuk bubur dan kami pun makan bersama.
Setelah kejadian itu kami pun mulai sering bercinta walau aku sekarang masih sering bercinta dengan yeoja lain.
Semakin hari aku lihat wajah ga eul semakin pucat dan aku masih tidak
peduli dengan dirinya. Ga eul juga sudah sangat sering tidak masuk
kuliah sampai aku dapat kabar dari sahabatnya park shin hye kalau dia
masuk rumah sakit. Ahh masa bodoh dengannya, dia gadis yang lemah
pikirku jadi mungkin dia Cuma sakit biasa.
Sudah beberapa hari dia masuk rumah sakit dan aku tidak melihatnya.
Aku mendapat sms dari dirinya.
To: kim sang bum
From: Chu Ga Eul.
Kim bum, bisakah kau kerumah sakit sekarang? Aku rindu sama kau. Kumohon datanglah kerumah sakit. Hanya untuk hari ini.
To: Chu Ga Eul
From: Kim Sang Bum
Mian.. tapi sepertinya aku tidak bisa. Aku lagi sibuk.
Aku berbohong kepadanya sebenarnya aku tidak lagi sibuk tapi sekarang
aku lagi bersama yeoja yang aku cintai,, dia adalah park shin hye..
sahabatnya Chu Ga Eul.
Dari dulu aku memang sudah menyukai park shin
hye tapi sekarang baru bisa bersamanya dan sekarang aku sedang bercinta
dengannya.
Keesokan harinya aku mendapat kabar dari orang tua
Ga Eul bahwa dia sudah meninggal semalam karna penyakit kanker otaknya
dan dia meninggalkan sebuah surat untukku.
To: sayangku kim sang bum
From: Chu Ga eul.
Sayang, aku tau selama ini sebenarnya kau tidaklah mencintai aku tapi
aku sudah sangat senang karna kau mau jadi pacarku dan kau tau aku
sangat bahagia ketika kau bilang kepadaku kalau kau mencintai aku dan
berjanji akan bersama dengan aku untuk selamanya tapi mianhae..
Aku tidak bisa bersamamu lagi..
Mungkin ketika kau membaca surat ini, aku sudah tidak ada di bumi ini lagi.
Aku sangat senang kim bum karna kau sudah mau menemani aku selama 2 tahun ini.
Asal kau tau bum ah, kau ada cinta pertamu ku dan mungkin juga cinta
terakhirku dan aku bakal mencintaimu dengan tulus untuk selama-lamanya.
Habis membaca surat ini aku benar-benar merasakan sakit hati yang
sangat mendalam. Bagaimana mungkin di saat-saat terakhir yeoja itu, aku
lebih memilih bercinta dengan sahabatnya dan tidak menemani dirinya.
Setelah kematian Ga Eul, park shin hye mulai meninggalkan aku dan
bersama pria lain. Aku sungguh sangat sakit hati dan aku benar-benar
merasa sangat kehilangan Ga Eul.
Hari-hari ku sungguh sangat
hampa ketika Ga Eul meninggalkanku dan sepertinya aku mulai jatuh cinta
dengan gadis polos itu. aku baru tahu selama ini kenapa dia Cuma
menangis ketika melihat aku bersama wanita lain dan masih tetap
bersamaku, itu karna dia benar-benar tulus mencintai aku, bukan karna
dia bodoh. Dan sampai sekarang aku gak bisa melupakan gadis itu.
Flashback End.
Aku mulai meneteskan air mata ketika mengingat semua kenangan ku
bersama Ga Eul dan mata aku pun mulai berat dan aku pun tertidur di
dalam kesepian ini.
>>>>>>>>>>>>>>
Keesokan harinya aku pun terbangun dari tidur ku dan aku pun dengan
mata yang masih ngantuk keruang makan dan mendapati sebuah undangan.
Aku pun membuka undangan itu dan ternyata itu surat undangan ulang tahun dari sahabatku kim joon.
Dia hari ini ulang tahun dan akan merayakan ulang tahunnya di diskotik.
Sebenarnya alas an dia merayakan ulang tahunnya di diskotik itu untuk
bersenang-senang dengan yeoja-yeoja disana. Sedangkan aku? Sejak
kematian Ga Eul, aku sudah tidak mempermainkan yeoja-yeoja lagi.
Malamnya aku pun mengendarai mobil sport orange ku ke diskotik dimana tempat kim joon merayakan ulang tahunnya.
Disana kami pun bersenang-senang, kami pun minum-minum disana untuk
merayakan ulang tahun kim joon. Kim joon yang juga pengusaha kaya pun
mentraktir semua yang berada di diskotik sebagai bentuk perayaan ulang
tahunnya.
Ketika aku ke meja bar untuk mengambil minuman lagi, aku pun melihat seorang yeoja yang tidak asing.
Aku pun melihat wajah yeoja itu dan alangkah terkejut aku ternyata
yeoja itu adalah yeoja yang berada di makam ny chu ga eul dan yang wajah
ny mirip dengan chu ga eul.
Selasa, 03 Januari 2012
Love Is Bitter
Author: chintami
judul: love is bitter
kategori; NC-17, oneshoot
cast: kim so eun, kim sang bum
judul: love is bitter
kategori; NC-17, oneshoot
cast: kim so eun, kim sang bum
Aku akan menceritakan tentang kisah cinta pahit aku ini.
Nama aku kim so eun. aku duduk di bangku kelas 1 SMA. Aku tergolong orang yang biasa atau bisa dibilang sederhana. Aku hanya tinggal dengan ibuku saja dan aku adalah anak satu-satunya. Ayahku telah meninggal 3 tahun yang lalu.
Hari ini adalah hari pertama aku masuk sekolah dan di hari pertama ini aku telah mendapatkan banyak teman. Tidak terasa telah 2 bulan aku bersekolah disini. Hari ini teman-temanku mengajakku melihat kakak senior kami. sebenarnya sich aku tidak tertarik tapi teman-temanku bilang dia itu anak pindahan dari amerika dan mereka juga bilang kalau kakak kelas itu juga tampan.
Hari ini masuk bulan ketiga aku bersekolah disini. Teman-temanku tetap saja ngefans sama kakak kelas kami yang bernama kim sang bum itu dan anehnya aku juga terkana virus teman-temanku ini. sepertinya aku juga naksir dengan seniorku kim sang bum. Saking gilanya aku ini aku ikut ekskul basket hanya ingin dekat dengan dia. Kalian tau.. dia adalah pelatih basket di sekolah kami ini.
Sudah 2 bulan aku ikut ekskul basket dan sudah 2 bulan juga aku diam-diam naksir dia. Hari ini kim bum menyuruhku untuk datang ke lapangan sekolah jam 5 lewat. Huft pdahal hari ini kan gak ada latihan jadi buat apa dia suruh aku kelapangan? Tapi tidak apa-apa lah.. hehehe..
Mati aku.. bisa kena marah kim bum sunbae karna sudah datang terlambat 15 menit. Pas aku sampai dilapangan aku lihat kim bum sunbae sudah berdiri dilapangan.
Haduh.. gawat..
‘’Mianhae kim bum sunbae.. aku datang terlambat…’’
‘’sekarang juga kamu keliling lapangan sebanyak 100 kali’’kata kim bum sunbae
‘’mwo? 100 kali? Tapi kan aku hanya terlambat 15 menit’’ huft.. mati aku.. masa Cuma terlmabt 15 menit harus keliling lapangan sebanyak 100 kali sich?? Kim bum sunbae salah makan obat yah? Biasanya dia kalau ngajar kami gak pernag seperti ini..??
‘’kalau kamu tidak mau keliling lapangan sebanyak 100 kali jadilah yeojachingu ku’’kata kim bum sambil tersenyum manis kepadaku.
Apa dia tembak aku?jadi yeojacingunya?? Hahh senangnya….
‘’apa kamu menolak jadi yeojacinguku?kalau gitu keliling lapangan sebanyak 100 kali’’kata kim bum.
‘’ng..nggak.. aku mau kok.. hehehe’’aku lihat kim bum langsung lebar ketika aku bilang aku mau. Senyumannya indah sekali.
Aku seperti mimpi saja.. padahal dari begitu banyak wanita.. dia memilih aku jadi ceweknya..
Seneng deh.. hehehe
Hari ini aku pulang kerumah sambil senyum-senyum kayak orang bodoh. Aku lihat mamaku lagi duduk diruang tamu sambil senyum-senyum juga. Aneh.. padahal sejak appaku meninggal eomma tidak pernah tersenyum seperti ini lagi.
Aku pun menghampiri eomma ku
‘’eomma.. eomma kenapa tersenyum kayak gito.. salah minum obat yah?? Hehe’’
‘’eomma lagi senang sayang.. eomma harap kamu tidak marah kalau mendengarkan penjelasan eomma’’kata eommaku.
‘’asal eomma bahagia.. aku pasti ikut bahagia eomma’’
‘’eomma dapat pengganti appa mu sayang.. eomma harap kamu jangan marah.. dia pria yang baik.. eomma juga tidak bermaksud untuk mengkhianati appamu sayang..’’
‘’tidak apa-apa eomma.. kalau dia dapat membuat eommaku tersenyum seperti sekarang ini.. kenapa tidak eomma..’’kata ku sambil memeluk eommaku.
‘’terima kasih sayang.. kamu mau ngertiin eomma.. 1 minggu lagi eomma akan menikah dengan pria itu sayang.. ‘’
‘’cepat sekali eomma?’’
‘’sebenarnya eomma dengan ahjussi itu sudah berpacaran agak lama tapi tadi ahjussi itu melamar eomma sayang.. makanya eomma senang.. dia juga bilang ingin sekali lihat kamu sayang.. dan dia bilang dia juga mau pernikahan ini secepatnya.. makanya minggu depan kami akan menikah sayang.. ohh iya pria itu juga mempunyai seorang anak pria loh.. mungkin umurnya 2 tahun lebih tua dari kamu sayang’’
‘’benarkah eomma? Berarti aku akan mempunyai oppa dong’’
‘’iya sayang’’kata eomma ku sambil tersenyum bahagia.
Aku tidak menyangka hari ini benar-benar hari yang special..
Pertama kim bum menembakku dan kedua aku akan mendapatkan keluarga yang baru dan juga mempunyai seorang oppa.
1 minggu kemudian
Hari ini hari pernikahan eommaku dan aku tidak melihat calon oppa baruku.mungkin dia sibuk kali.
Karena bosan akupun mengirimkan pesan untuk namjacinguku.
To:kim bum
Oppa hari ini hari pernikahan eommaku dan acaranya sangat meriah.. coba saja kamu ada disini.. aku hampir mati kebosanan disini..
Dan gak lama kemudia kim bum pun membalas pesan ku
From:kim bum
Maafkan aku sayang.. tapi kamu kan tau aku harus melatih mereka basket.. padahal hari ini juga hari pernikahan appa ku tapi aku meninggalkan ekskul basket..
Hmm aneh kok bisa kebetulan sekali yah..?
Hari ini eommaku menikah dan appanya kim bum juga menikah tapi ahh lupakan saja.. mungkin Cuma kebetulan saja..
Hari ini aku dengan eomma ku pun pindah kerumah appa baru ku..
Aku pun lihat-lihat rumah baru ku ini. rumah baru ku ini benar-benar sangat besar.. tunggu tunggu.. kok ada fotonya kim bum dengan appa baru ku ini..
Apa jangan-jangan yang dikatakan eomma dengan oppa baru ku ini adalah kim sang bum? Namjacingu ku?
‘’aku pulang’’
Aku mendengar suara seorang namja yang sangat tidak asing lagi..
Suaranya kim bum..
‘’loh so eun kok kamu ada disini?’’tanya kim bum.
‘’oppa’’ aku pun menangis dan berlari keluar rumah..
Kim bum pun mengejar ku dari belakang..
Sepasang tangan yang kekar tiba-tiba memelukku dari belakang
‘’so eun ada apa? Kenapa kamu ada di rumahku?’’
‘’oppa aku.. mulai sekarang aku adalah dongsaeng oppa’’
‘’apa? Jadi kamu adalah anaknya ny.kim? tidak gak mungkin.. kamu pasti bukannya anak ny.kim.. GAK MUNGKIN..’’
Tiba-tiba kim bum teriak.. akupun tidak dapat menahan tangisku lagi..
Mulai sekarang kim bum adalah oppa ku.. aku harus dapat melupakan kim bum.. dan mulai sekarang aku harus menerima kim bum sebagai oppa ku
Sejak kejadian itu kim bum mulai berubah.. dia mulai berubah menjadi pria yang dingin dan cuek.. tapi harus bagaimana lagi? Ini adalah takdir dari tuhan untuk kami.
Aku harus mulai belajar melupakan kim bum dan mencari pria pengganti kim bum.
Hari ini tiba-tiba saja teman pria ku kim joon menembak aku sebagai pacarnya. Karena sekarang aku lagi belajar melupakan kim bum ya sudah kuterima saja.. tetapi aku tidak mempunyai perasaan apa-apa terhadap kim joon. Hari ini aku dan kim joon jalan bareng ke kantin. Tiba-tiba saja kim joon merangkul pinggang ku.. dan itu dilihat oleh oppa ku.. kim bum…
Matilah diriku..
Sehabis makan di kantin kim joon lagi bayar tapi tiba-tiba saja kim bum menarikku kuat sekali.. tapi aku tidak tau kim bum mau menarikku kemana?
Kim bum pun menarik ku ke wc di belakang sekolah kami. wc itu sudah lama tidak dipakai. Tunggu tunggu.. mau buat apa kim bum menarik ku kedalam wc?
Kim bum pun mengunci pintu wc itu dan tiba-tiba saja kim bum menarikku dan melumat habis bibirku..
‘’lepass.. kan.. op..pa..shh sakit..’’
Kim bum tidak memperdulikan ku dia tetap saja melumat habis bibirku. Aku pun mengunci rapat bibir ku tapi tiba-tiba saja kim bum meremas dada ku..
Aku yang terkejut pun langsung membuka mulutku dan kim bum tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. dia langsung memasukkan lidahnya kedlaam mulut ku..
Ciumannya semakin panas..
Tangan kim bum pun bergerak semakin kebawah dan kebawah..dia pun menaiki rok sekolah ku dan mengelus vagina ku dari luar CD ku.
‘’ahh.. ahh shh’’
Aku pun semakin terangsang… aku pun semakin mendesah..
Tiba-tiba saja kim bum melepaskan ciumannya dan melepaskan CD ku..
Pertama-tama dia hanya mengelus vagina ku saja tapi tia-tiba saja dia memasukkan 2 jari sekaligus ke dalam vagina ku.
‘’APPO… sakit oppa’’ aku pun mengeluarkan air mata ku
Tapi kim bum sepertinya tidak memperdulikan ku.. dia tetap saja memaju mundurkan kedua jarinya di dalam vaginaku dan aku pun merasakan ada sesuatu yang mau keluar..
‘’oppa… ada.. yang.. ma..uu.. kel…lu..ar.. AHHhh’’
Capek sekali.. aku pun mengalami klimaks yang pertama.. setelah itu aku lihat kim bum menjilati kedua jarinya tanpa peasaan jijik sedikitpun..
Tiba-tiba saja kim bum pun pergi dan meninggalkan aku sendirian..
Malamnya..
Akupun terbaring dikasurku yang empuk ini dan mengingat kejadian tadi..
Tiba-tiba saja aku dengar ada yang membuka pintuku..
‘’oppa??’’
Tiba-tiba saja kim bum mengunci pintunya.. apa kejadian seperti di sekolah tadi akan terulang?
Kim bum pun semakin datang ke ranjangku.. dan aku pun semakin menghindarinya..
‘’EOMMA… APPA.. TOLONG’’ teriak ku..
‘’Percuma saja kamu teriak.. mereka tidak akan dengar.. ruangan ini kedap suara.. dan mereka juga sudah tidur.. HAHAHA’’
Aku takut.. takut sekali…
Dia pun memelukku dan mengikat kedua tanganku dengan dasinya di ranjang tempat tidurku. Mulutku dia sumpal dengan kain..
Dia pun merobak piyamaku dan melepaskan CD ku dia pun memasukkan kedua jarinya di vagina ku. di keluar masukkan nya kedua jarinya itu di dalam vagina ku..
Akupun klimaks entah kesekian kalinya. Tiba-tiba saja kim bum melepaskan pakaiannya dan mengambil gunting dari laciku.
Apa yang akan dia lakukan dengan gunting itu?
Dia pun menghampiriku lagi. Dia pun menggunting bra ku.. dan meremas-remas kedua dada ku..
Setelah itu dia pun menghisap dada kanan ku setelah itu dia membuat banyak tanda di sekitar leher dan dadaku..
Setelah puas bermain dengan dadaku.. dia pun mengelus sebentar vagina ku dan tiba-tiba saja dia memasukkan juniornya ke dalam vaginaku..
Rasanya sakit sekali.. aku pun merasakan ada sesuatu yang robek dari dalam vaginaku.. sepertinya itu selaput keperawananku..
Aku sudah tidak suci lagi..
Dia pun memaju mundurkan juniornya didalam vaginaku
Suara kenikmatan terdengar dari bibirnya kim bum dan tiba-tiba saja aku merasakan junior nya makin membesar.. dan kim bum pun menyemprotkan spermanya di dalam rahimku..
Dia pun ambruk. Kim bum pum melepaskan ikatan tanganku dan menyelimuti tubuh kami yang polos dengan selimut setelah itu dia memelukku dari belakang dan sepertinya dia sudah tidur.. aku hanya dapat menangis saja dan karena kelelahan aku pun tertidur.
Sudah 1 bulan sejak kejadian itu. kim bum pun kembali ke sifatnya yang dingin lagi.. dia seperti menganggap kejadian itu tidak pernah terjadi. Belakangan ini akupun sering mual..
Apakah aku hamil? Aku pun membeli testpack dan aku pun mencoba test pack nya.. setelah beberapa menit aku pun melihat 2 garis di testpack nya..
Aku positif hamil?
Bagaimana ini?
Aku pun mengirim pesan kepada kim bum
To: kim bum
Oppa aku mau sekarang juga kau pulang
From: kim bum
Aku tidak bisa..
Aku lagi latihan basket..
Mau gak mau aku pun pergi ke seklahan untuk ketemu kim bum..
‘’oppa aku mau kita berbicara sebentar’’kataku
‘’ada apa?’’
‘’bisa kita berbicara di tempat yang lebih sepi?’’
‘’baiklah’’
Aku pun menarik kim bum ke temapt yang lebih sepi..
‘’oppa aku hamil’’ kata ku sambil menangis.
‘’mwo? kau hamil?’’
‘’ne oppa.. dan ini anak oppa’’
‘’baiklah aku akan bertanggung jawab tapi aku mau kita minta restu dari orang tua kita dulu’’
Kami pun pulang kerumah dan kim bum oppa pun menceritakan masalah ini ke eomma dan appa.
Appa yang mendengar kejadian ini langsung menampar kim bum.
‘’bagaimana kamu bisa memperkosa adikmu sendiri hah?’’appa pun semakin emosi dan aku hanya dapat menangis saja.
Eomma ku pun hanya dapat menangis sambil menenangkan appa ku.
‘’kalau begitu kita cerai saja’’kata eomma ku sambil menangis
‘’tidak.. aku tidak mau cerai.. aku akan menjodohkan so eun dengan pria lain’’
Kim bum yang mendengar aku mau dijodohkan pun langsung berlari kekamarnya.
Hari sudah malam dan oppa masih belum keluar dari kamarnya. Aku khawatir dengan oppa.
‘’appa aku panggilkan oppa dulu yah.. dia belum makan malam’’kata ku kepada appa.
‘’iya’’jawab appaku.
Akupun pergi ke kamarnya oppa dan mengetuk beberapa kali pintunya oppa tapi tidak ada jawaban. Aku pun berteriak-teriak memanggil oppa tetapi tetap saja tidak ada jwaban. Aku pun semakin khawatir.
Aku pun berteriak untuk memanggil appa. Appa yang mendengar teriakan ku pun langsung pergi ke kamarnya oppa dan mendobrak kamarnya oppa.
Kami sungguh terkejut.. oppa tampak pucat dan tidak bernyawa lagi.. oppa bunuh diri dengan cara memotong nadinya sendiri. Aku lihat oppa memegang foto kami dan di belakang foto itu tertulis
‘’aku akan selalu mencintaimu kim so eun. saranghae’’
Akupun menangis sejadi-jadinya waktu aku membaca tulisan yang di belakang foto itu.
1 TAHUN KEMUDIAN
Aku telah menikah dengan pria yang di jodohkan appa ku. pria itu sangat baik..
Dan aku juga telah mempunyai seorang anak laki-laki
Hasil hubunganku dengan kim bum..
Aku juga memberikan nama kim sang bum kepada anakku.
Buat aku… kim bum adalah satu-satunya pria yang aku cintai. Tidak ada yang dapat menggantikan dirinya. Aku berharap di kehidupan yang akan datang aku dapat bertemu kembali dengan kim bum.
Saranghae kim sang bum.. you always in my heart.
THE END
Langganan:
Postingan (Atom)
